Kutub.co – Kondisi cuaca di Jawa Barat pada periode 22–27 Juni 2026 diperkirakan relatif kondusif dengan dominasi cuaca cerah, cerah berawan, dan berawan di sebagian besar wilayah. Meski demikian, masyarakat diminta tetap mewaspadai suhu udara yang cukup panas, terutama di kawasan Pantura dan wilayah perkotaan.
Berdasarkan prakiraan cuaca mingguan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jawa Barat yang dipantau pada Senin (22/6/2026), tren cuaca selama sepekan menunjukkan berkurangnya potensi hujan dibandingkan beberapa pekan sebelumnya. Aktivitas masyarakat, pertanian, hingga sektor transportasi diperkirakan tidak banyak terganggu oleh cuaca ekstrem.
Wilayah Bandung Raya, termasuk Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kota Cimahi, dan Bandung Barat, diperkirakan didominasi cuaca cerah hingga cerah berawan dengan suhu berkisar antara 16 hingga 29 derajat Celsius. Kondisi ini berpotensi menciptakan udara yang relatif sejuk pada pagi dan malam hari, terutama di kawasan dataran tinggi.
Sementara itu, kawasan Priangan Timur seperti Garut, Tasikmalaya, Ciamis, dan Pangandaran juga diprediksi mengalami cuaca yang cenderung stabil. Meski sesekali berawan, potensi hujan dalam periode ini tergolong rendah. Suhu udara di wilayah tersebut berada pada rentang 14 hingga 30 derajat Celsius.
Di wilayah Bogor, Sukabumi, dan Cianjur, cuaca berawan masih mendominasi pada awal pekan. Namun, masyarakat perlu memperhatikan potensi hujan ringan yang diperkirakan terjadi di Kabupaten Cianjur pada Rabu (24/6/2026). Di luar itu, cuaca umumnya cerah hingga berawan.
Adapun wilayah Pantai Utara Jawa Barat seperti Cirebon, Indramayu, Subang, Karawang, Bekasi, dan Majalengka diperkirakan menjadi daerah dengan suhu udara tertinggi selama sepekan. BMKG mencatat suhu maksimum di beberapa daerah dapat mencapai 33 hingga 34 derajat Celsius, terutama pada Jumat (26/6/2026) dan Sabtu (27/6/2026).
Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan rasa gerah pada siang hari, terutama di kawasan perkotaan dan daerah pesisir. Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan disarankan memperbanyak konsumsi air putih, menggunakan pelindung dari paparan sinar matahari langsung, serta mengurangi aktivitas fisik berat pada puncak suhu siang hari.
Secara umum, cuaca Jawa Barat pada pekan ini menunjukkan karakteristik musim kemarau yang mulai menguat. Langit cerah hingga cerah berawan diprediksi lebih dominan dibandingkan hujan, meskipun sejumlah daerah masih berpotensi mengalami tutupan awan pada waktu-waktu tertentu.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap memantau informasi cuaca terbaru karena kondisi atmosfer dapat berubah secara dinamis. Kewaspadaan juga diperlukan terhadap potensi suhu panas di wilayah Pantura dan daerah perkotaan yang diperkirakan menjadi kawasan dengan temperatur tertinggi selama periode 22–27 Juni 2026.